Pengenalan Pembelajaran Tematik Kelas Rendah
Resume 1
Nama : Lailatul Husna Al-illahiyah
Mata Kuliah : Tematik Kelas Rendah
(PGMI-5)
PENGENALAN PEMBELAJARAN TEMATIK KELAS RENDAH
Pengertian Pembelajaran Tematik Kelas Rendah:
Pembelajaran tematik adalah pembelajaran terpadu yang melibatkan beberapa pelajaran (bahkan lintas rumpun mata pelajaran) yang diikat dalam tema-tema tertentu.
Latar belakang tematik:
1. Latar belakang tematik berdasar pada K-13, dan K-13 berlatar belakang karena krisis adab.
• IQ => Intelektual
• ESQ => Spiritual
• EQ => Emosional
K-13 = fokus pada afektif
MBKM = fokus pada teknologi
KTSP/KBK = fokus pada kognitif
2. Latar belakang K-13 kedua yaitu Holistik, yaitu keseluruhan, maksudnya yaitu bahwa tematik ini mencakup semua mata pelajaran menjadi satu tema.
3. Latar belakang K-13 ketiga yaitu harus konkrit / kontekstual, atau tahap berfikir siswa harus sampai pada kehidupan nyata nya.
4. Latar belakang K-13 keempat yaitu intuisi / usia selektif, yang dimana mereka masih pilih-memilih atau selektif. Contohnya dalam pertemanan di kelas, mereka akan mencari atau memilih teman yang sesuai atau sefrekuensi dengan diri nya sendiri.
Hakikat pembelajaran tematik terpadu:
1. Integrasi berbagai disiplin ilmu, yaitu penggabungan antara mata pelajaran yang satu dengan yang lainnya.
2. Tema pembelajaran sebagai pengikat, yaitu penggabungan antara beberapa mata pelajaran yang diikat menjadi satu yang disebut dengan tema.
3. Integrasi berbagai aspek kompetensi siswa (sikap, pengetahuan dan keterampilan)
4. Berdasar pada filsafat kontruktivisme, Konstruktivisme, yaitu menciptakan atau membangun pengetahuan siswa berdasarkan pengalamannya.
5. Menghilangkan batas antara mata pelajaran
6. Masyarakat sebagai sumber belajar, maksudnya bahwa sumber belajar tidak hanya di dapat dari buku, tetapi juga bisa dari kehidupan di masyarakat.
7. Kekhasan mata pelajaran tetap nampak
8. Mengutamakan kebermaknaan bagi siswa
9. Keterkaitan dengan kehidupan nyata atau pengalaman siswa (real life)
10. Learning by doing yaitu pembelajaran yang dilakukan dengan nyata.
CRITICAL JOURNAL REVIEW (CJR)
“KEEFEKTIFAN METODE BERCERITA TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS III SDN PETERONGAN SEMARANG”
CJR INI DISUSUN UNTUK MEMENUHI TUGAS KELOMPOK MATA KULIAH TEMATIK
Disusun Oleh:
Semester V / PGMI 5
Lailatul Husna Al Illahiyah (0306203090)
Aisyah Khairina (0306203113)
Dosen Pengampu: Rora Rizki Wandini, M. Pd
PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH
FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUMATERA UTARA
2022
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Puji syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah swt. Yang telah memberikan rahmat dan karunianya serta kesehatan kepada kami. Karena atas berkat rahmat dan kasih sayang-Nya Penulis dapat menyelesaikan CJR dengan Judul “Keefektifan Metode Bercerita Terhadap Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Tematik Siswa Kelas Iii Sdn Peterongan Semarang”. Tak lupa pula shalawat dan berangkaikan salam kami hadiahkan kepada junjungan Nabi besar kita Muhammad saw. yang kita nantikan syafaatnya dikemudian hari. Tugas ini dibuat untuk memenuhi tugas kelompok pada mata kuliah Tematik Kelas Rendah. Dan terimakasih penulis sampaikan kepada dosen pengampu mata kuliah Tematik Kelas Rendah Ibu Rora Rizki Wandini, M. Pd yang telah mengarahkan dan membimbing pembelajaran dan pembuatan CJR ini.
Didalam CJR ini terdapat materi mengenai Keefektifan Metode Bercerita Terhadap Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Tematik Siswa Kelas Iii Sdn Peterongan Semarang. Penulis menyadari bahwa dalam penulisan CJR ini masih terdapat banyak kekurangan, walaupun penulis telah berusaha menyajikan yang terbaik bagi pembaca. Oleh karena itu, kami sangat menantikan kritik dan saran yang membangun guna menyempurnakan CJR ini. Kami berharap semoga CJR ini bermanfaat bagi pembaca dan bagi kami khususnya. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.
Medan, 10 September 2022
Kelompok 11
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Critical Jurnal Review ini berisi tentang Ringkasan jurnal yang kami pilih sendiri dan kami akan menyertakan ringkasan dari jurnal tersebut, dimana jurnal ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.
Dalam Critical Jurna Review ini, kami akan memaparkan masalah tersebut lewat pembahasan berikut ini. Semoga usaha ini dapat bermanfaat bagi pembaca umumnya dan bagi penyusun agar dapat jadi sarana pengembangan pengetahuan yang berguna kelak.
B. RUMUSAN MASALAH
Adapun rumusan masalah dalam penulisan Critical Jurnal Review ini dapat dijabarkan sebagai berikut:
1. Bagaimana review maupun ringkasan jurnal tersebut?
2. Bagaimana kelebihan dan kekurangan jurnal tersebut?
C. TUJUAN DAN MANFAAT PENULISAN
Tujuan dan manfaat yang ingin dicapai penyusun dalam penulisan Critical Jurnal Review ini adalah untuk mengajak pembaca lebih memahami secara mendalam mengenai jurnal tersebut. Dan merangsang para pembaca untuk dapat secara aktif untuk membaca dan juga untuk menyelesaikan tugas wajib perkuliahan.
BAB II
PEMBAHASAN
REVIEW JURNAL
1 Judul Keefektifan Metode Bercerita Terhadap Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Tematik Siswa Kelas Iii Sdn Peterongan Semarang
2 Jurnal Jurnal Sekolah
3 Download https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/js/article/view/9513/8730
4 Volume dan Halaman Volume 2, No. 2, dan Halaman 45-51
5 Tahun 2018
6 Penulis Siti Irsanti, Aries Tika Damayani, dan Moh Aniq Kh. B
7 ISSN 2548 - 8856
8 Reviewer Aisyah Khairina dan Lailatul Husna Al-Illahiyah
9 Tanggal Sabtu, 10 September 2022
10 Abstrak Penelitian
- Tujuan Penelitian Untuk membuktikan bahwa metode bercerita tidak hanya berhasil menuntaskan hasil belajar siswa pada aspek kognitif saja tetapi juga pada aspek psikomotirik yaitu kemampuan bercerita anak.
- Subjek Penelitian Siswa kelas III SDN Peterongan Semarang Tahun Pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 25 siswa yang terdiri dari 10 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan.
- Asassment Data Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa tes dan non tes. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif.
- Kata Kunci Hasil Belajar, Metode Bercerita, Pembelajaran Tematik
1.1 Pendahuluan
- Latar Belakang dan Teori Dewasa ini peserta didik hidup dalam masyarakat yang heterogen, teknologi semakin canggih, dan kesempatan berkembang semakin luas. Peserta didik menghadapi tantangantantangan yang unik dan bervariasi, yang berdampak pada perkembangan pribadi, sosial, belajar, dan karir. Untuk membantu peserta didik menjadi generasi penerus yang siap menghadapi kondisi tersebut, dibutuhkan dukungan orang tua dan guru. Oleh karena itu, perlunya pendidikan yang dapat mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik yang ditunjang dengan mutu pendidikan yang baik. Berdasarkan Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 menetapkan bahwa struktur kurikulum Sekolah Dasar disusun berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar kompetensi mata pelajaran dengan ketentuan tertentu. Pada kelas I s.d III dilaksanakan melalui pendekatan tematik, sedangkan pada kelas IV s.d VI dilaksanakan melalui pendekatan mata pelajaran. Sesuai ketentuan tersebut kelas III termasuk menggunakan pendekatan tematik.
1.2 Metode Penelitian Kuantitatif
- Langkah Penelitian Penelitian ini diawali dengan pembuatan soal uji coba pada tema pertanian. Uji coba soal diujikan pada 30 siswa pada siswa kelas III SD Negeri 04 Pleburan Semarang. Soal yang telah diuji cobakan kemudian dianalisis untuk mengetahui jumlah soal yang memenuhi kriteria valid, reliabel, daya pembeda, dan tingkat kesukaran. Dari 40 soal yang memenuhi kriteria valid, reliabel, taraf kesukaran dan daya pembeda terdapat 25 soal. Setelah diperoleh hasil maka peneliti melakukan pemilihan soal yang akan digunakan untuk pretes dan postest pada kelas III SD Negeri Peterongan Semarang. Untuk mengetahui hasil belajar siswa kelas III SD Negeri Peterongan pada tema pertanian sebelum mendapatkan perlakuan atau sebelum mendapatkan pembelajaran yang menggunakan metode bercerita maka peneliti menggunakan tes awal berupa soal-soal pilihan ganda dengan jumlah soal 25 dan waktu mengerjakan soal yaitu 35 menit. Kemudian setelah diberikan perlakuan pada proses pembelajaran dengan menggunakan metode bercerita peneliti menggunakan tes akhir. Tes akhir ini juga disesuaikan dengan materi yang telah diajarkan. Bentuk soal berupa soal pilihan ganda dengan jumlah 25 soal dan dikerjakan dalam waktu 35 menit.
- Hasil Penelitian Setelah dilakukan pengujian hipotesis dengan analisis hasil belajar tematik diperoleh rata-rata untuk tes awal sebesar 59,84 dan tes akhir sebesar 86,08 dengan N= 25 jadi db= N-1 = 25- 1=24 yang diperoleh thitung = 6,10 dengan taraf signifikan 5% didapat nilai ttabel = 2,08. Karena thitung (6,102) > ttabel (2,08) maka hal ini menunjukkan bahwa uji t pada hasil belajar siswa pada pembelajaran tematik signifikan sehingga metode bercerita efektif terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik pada peserta didik kelas III SD Negeri Peterongan Semarang.
1.3 Analisis Jurnal
- Ringkasan Isi Jurnal Keefektifan Metode Bercerita Terhadap Hasil Belajar Dalam Pembelajaran Tematik Siswa Kelas III SDN Peterongan Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian yang digunakan adalah one grup pretest-posttest design. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Peterongan Semarang pada kelas III yang berjumlah 25 siswa dengan teknik pengambilan sampel jenuh. Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan perlakuan menunjukkan bahwa hasil belajar pada pembelajaran tematik menggunakan metode bercerita dapat meningkat. Hasil analisis dengan menggunakan uji t diperoleh nilai thitung = 6,102 dengan taraf signifikan 5% didapat nilai ttabel = 2,08, karena thitung (6,102) > ttabel (2,08), maka ada perbedaan rata-rata hasil belajar pada pembelajaran tematik yang menggunakan metode bercerita dengan metode sebelumnya.
- Kelebihan Jurnal Jurnal ini memiliki kelengkapan data yang valid dan informasi yang didapatkan oleh jurnal ini juga sangat valid dilihat dari daftar pustaka yang dicantumkan yang berasal dari buku-buku ternama. Penyusunan jurnal sangat bagus dimulai dari pendahuluan, metode penelitian, pembahasan dan simpulan penelitian. Jurnal ini memiliki link untuk mendownload agar mempermudah pembaca untuk menemukan di situs internet.
- Kelemahan Jurnal Ada beberapa kata singkatan yang tidak diberikan keterangan pengertian dari singkatan tersebut dan ada beberapa kata dalam bahasa Inggris yang tidak diberitahu artinya.
1.4 Kesimpulan Berdasarkan analisis data dan pembahasan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa ada keefektifan metode bercerita terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik siswa kelas III SD Negeri Peterongan. Dibuktikan dengan diperolehnya rata-rata untuk tes awal sebesar 59,84 yang awalnya hanya 9 siswa yang tuntas belajar setelah diterapkan metode bercerita hanya ada 2 siswa yang belum tuntas dari 25 siswa dengan persentase ketuntasan hasil belajar klasikal sebesar 92% dengan rata-rata sebesar 86,08 sehingga sudah mencapai target ketuntusan belajar. Berdasarkan hasil tersebut dideroleh N= 25 jadi db= N-1 = 25-1=24 yang diperoleh thitung = 6,102 dengan taraf signifikan 5% didapat nilai ttabel = 2,08, karena thitung (6,102) > ttabel (2,08) maka metode bercerita efektif terhadap hasil belajar pada pembelajaran tematik peserta didik kelas III SD Negeri Peterongan.
BAB III
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari hasil Critical dalam jurnal ini dapat kita simpulkan bahwa jurnal ini sudah baik sudah masuk kategori jurnal yang baik meskipun hanya orang- orang tertentu yang dapat memahaminya karena memang jurnal ini di tujukan kepada orang yang mengerti tentang bidang yang diteil. Jurnal ini layak untuk mempelajari dan memang menyampaikan nya baik, namun setiap ada kekurangan pasti ada kelebihan sama halnya seperti hal ini, dalam setiap pekerjaan pasti ada satu atau dua kesalahan yang perlu di telaah lebih dalam lagi sehingga dapat menjadi lebih baik lagi.
B. SARAN
Sebelum membaca jurnal yang ingin dicari, sebaiknya bacalah terlebih dahulu abstrak yang ada di jurnal. Karena abstrak itu mencerminkan semua isi yang ada dalam jurnal yang inigin dicari, jadi tidak perlu membaca keseluruhan isi jurnal.

Komentar
Posting Komentar